Gemblong: Makanan Tradisional Berangsur Tergusur

Senja mulai datang menandakan Mbah Wagini untuk segera lekas berangkat menjajahkan gemblong berjalan mengitari beberapa ruas jalan di wilayah Kota Jombang atau mendatangi pelanggan setianya dengan cara bergiliran karena usianya yang mulai menua sudah tidak sanggup berjalan jauh. Gemblong merupakan makanan tradisonal yang menggunakan bahan dasar dari ketela pohon. Ketela Pohon sebelumnya di kukus hingga matang kemudian di dinginkan selanjutnya di tumbuk hingga halus. Sekali memasak Gemblong menghabiskan Ketela Pohon empat kiliogram. Hal ini penuturan Mbah Wagini sangatlah berbeda dengan dahulu sebab sebelumnya masih banyak yang menggemari Gemblong sekali jualan mampu menghabiskan sepuluh kilogram Ketela Pohon.

Pengakuan Mbah Wagini, “Setelah menuntaskan Shalat Subuh langsung berbelanja membuat gemblong di pasar kemudian di masak sekitar pukul 09.00 Wib dan baru selesai menjelang waktu Shalat Ashar. Setiap kali belanja menghabiskan modal 30 ribu rupiah.”

Mbah Wagini memperoleh kemampuan membuat Gemblong sebenarnya tidak melalui belajar secara langsung melainkan hanya membantu Ibunya karena itu dengan sendiri mengetahui dan membuat Gemblong mandiri untuk di jual semenjak tahun 1983.

“Kalau menghabiskan semua setiap kali berjualan mendaptkan 130 ribu rupiah itu pun bukan gemblong saja tetapi di barengi berjualan Lontong Pecel,” terang Mbah Wagini sambil mengirisi Gemblong di atas wadah dari Daun Pisang.

Walaupun proses memasak yang panjang dan melelahkan belum lagi ketika menjual belum tentu selalu habis karena semakin sepinya peminat penjual gemblong Mbah Wagini tidak menyurutkan semangatnya sedikitpun di tambah rela harus bejalan kaki semalaman akibat kesulitan membawa perlengkapan berjualan Gemblong serta rute berjualan yang di lewati terkadang membuatnya melalui jalan setapak masuk ke kebun orang.

Setelah sekian lama berjualan Gemblong Mbah Wagini berharab mampu mengumpulkan uang sebanyak mungkin agar cukup jika di gunakan membeli hewan kurban lalu hasilnya di bagikan kepada masyarakat. (rah)


KET: Gambar Gemblong.

SUMBER: SP FM